Monday, February 18, 2013

Macam-Macam Penyakit Pada Sapi Potong

Ada tiga jenis sapi menurut penggunaannya, yang pertama yaitu sapi potong, kedua sapi perah dan ketiga sapi pekerja. Diantara ketiganya hanya dua yang terkenal dibudidayakan oleh masyarakat yakni sapi potong/ pedaging dan sapi perah. Pedaging, dalam pemeliharaannya mempunyai hambatan terkait penyakit, penyakit banyak jenisnya dan hingga dikala ini masih ada beberapa penyakit yang belum sanggup diobati. Pada umumnya banyak kesamaan penyakit ternak perah dan potong.

Sebelum kita memaparkan beberapa macam penyakit pada sapi potong ada baiknya kita mengetahui penyebab-penyebab penyakit pada ternak, secara umum ada 3 yaitu:
1. parasit
2. kuman
3. virus

Ada tiga jenis sapi menurut penggunaannya Macam-macam penyakit pada sapi potong

Varasit yaitu binatang yang merugikan atau menumpang hidup pada tubuh sapi, baik di dalam tubuh maupun di permukaan kulit, didalam, sering disebut dengan internal benalu dan yang diluar disebut dengan eksternal. Contoh internal benalu yaitu cacing dan yang eksternal yaitu kutu.

Bakteri pada tubuh sapi tidak semuanya mengakibatkan penyakit, ada beberapa kuman yang sangat membantu dalam mencerna makanan, oleh lantaran itu penanganan duduk kasus kuman pada ruminansia tidak sanggup sembarangan terutama dalam menunjukkan antibiotik.

Penyakit yang disebabkan oleh virus, banyak jenis dan bermacam-macam cara penanganannya. Penyakit lantaran virus ini hampir sulit diobati bahkan diantaranya ada yang belum ditemukan obatnya.

Jenis penyakit sapi:

Penyakit yang disebabkan oleh parasit; 

cacingan (cacing pita, cacing hati, cacing gilik dan lainnya), scabbies (sejenis penyakit korengan pada sapi, yang disebabkan oleh benalu eksternal berupa kutu-kutu kecil yang tak kasat mata)

Penyakit yang disebabkan oleh bakteri:

anthrax, sangat berbahaya dan sanggup menular ke manusia, wilayah terkena anthrax wajib diisolasi dari keluar masuknya ternak  sejauh 5 KM minimal. Anthrax samapai dikala ini belum sanggup diobati, sapi potong yang terkena anthax wajib dikuburkan dengan cmpuran kapur, daging sapi yang terkena anthrax dihentikan dikonsumsi. Gejala anthrax ini diantaranya; nafsu makan hilang, suhu tubuh tinggi, sehabis tiga hari turun dibawah suhu normal, keluar darah dari mulut, hidung dan pendengaran bahkan kotoranpun akan bercampur darah, di sekujur tubuh sapi muncul pembusukan-pembusukan berwarna hitam, kematian akhir penyakit anthrax sangat cepat dan tidak sanggup diobati.

Surra, penyakit ini juga disebabkan oleh kuman ciri-ciri sapi terinfeksi; demam berselang seling, nafsu makan kurang, dalam keadaan akut ternak akan berputar-putar lantaran terjadi gangguan pada syarafnya. Surra sanggup diobati kalau belum dalam keadaan akut, namun kalau sapi  ada sapi mati lantaran surra maka sapi tersebut harus dibakar dan dikubur, dagingnya dihentikan dikonsumsi.

Brucellosis penyakit ini sering menimpa sapi perah, namun juga ditemukan pada ternak potong, penyakit ini menular, biasanya sapi terinfeksi brucellosis akan selalu mengalami keguguran ketika usia kandungan sekitar 5 bulan. Penyakit sanggup menular melalui pakan dan air minum. Pencegahan sanggup dilakukan dengan vaksinasi. Demikian dulu beberapa macam penyakit pada ternak sapi potong, dilain waktu akan dijelaskan wacana cara pengobatan macam penyakit akhir benalu dan bakteri.

Macam-Macam Penyakit Pada Sapi Potong Rating: 4.5 Diposkan Oleh: abp29